• 5

    May

    Hama Misterius Serang Ratusan Hektare

    MOJOKERTO - Musim panen padi bagi kalangan petani di Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto dirasakan dengan pahit. Hama misterius berbentuk ulat kecil dan warna kemerahan menyerang batang padi jenis mambramu siap panen milik mereka. Akibatnya, petani mengalami gagal panen atau penurunan pendapatan dari tahun sebelumnya, sebesar 30 persen. Dikatakan Ikwan Nur, petani asal Desa Warugunung, hama misterius yang belakangan menyerang lahan pertanian milik petani terjadi sejak awal bulan April lalu. ”Tidak sedikit batang padi milik kami yang siap panen di dalamnya terdapat ulat-ulat berukuran kecil,” ujarnya. Cara menyerang hama ulat kecil berwarna kuning keputih-putihan itu, biasa melalui batang padi. Meski tidak diketahui bagaimana cara masuk ke dalam batang, ulat
  • 1

    Jan

    Hujan, Alun-Alun Mojokerto Tergenang

    Hujan, Alun-Alun Mojokerto Tergenang - Menang predikat kota Adipura, Kota Mojokerto rupanya masih belum terbebas dari genangan air dan banjir. Seperti diprediksi sebelumnya, meski hujan tidak berlangsung lama sejumlah titik dan jalan protokol dipastikan tidak akan terbebas dari genangan air. Setidaknya itu terbukti setelah hujan yang turun selama 1,5 jam kemarin sore. Sejumlah jalan dan lingkungan air tampak menggenang dan mengganggu akses transportasi. Bahkan, wilayah Alun-alun bagian timur kondisi airnya mencapai ketinggian hampir satu meter. Akibatnya, arus lalu-lintas di jalan ini lumpuh. Kendaraan bermotor lebih memilih untuk memutar balik dan menghindari genangan air yang sulit ditembus Sejumlah titik yang turut digenangi air, diantaranya berada di Jl HOS Cokroaminoto, Jl Majapahi
  • 26

    Dec

    Komisi C DPRD Kab. Mojokerto Segera Cek Lokasi

    Komisi C DPRD Kab. Mojokerto Segera Cek Lokasi - Jelang ganti tahun, Komisi C (pembangunan) DPRD Kabupaten Mojokerto berusaha memelototi pengerjaan proyek fisik. Selain menanyakan langsung ke satuan kerja (satker) terkait, mereka juga segera mengecek ke lokasi. Demikian itu ditegaskan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto, Heri Ermawan kemarin. Menurutnya, proyek yang dianggarkan dalam APBD 2009 harus rampung tepat waktu. Pihaknya tidak menginginkan ada pengerjaan proyek yang molor. ”Kami sudah hearing dengan satker (Dinas PU Bina Marga serta Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang). Ya, ada yang sudah selesai, ada juga yang belum,” tegasnya. Terhadap pengerjaan yang belum selesai, pihaknya akan mengecek ke lokasi. Hal itu untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan di lapang
-

Author

Follow Me