Komisi C DPRD Kab. Mojokerto Segera Cek Lokasi

26 Dec 2009

Komisi C DPRD Kab. Mojokerto Segera Cek Lokasi - Jelang ganti tahun, Komisi C (pembangunan) DPRD Kabupaten Mojokerto berusaha memelototi pengerjaan proyek fisik. Selain menanyakan langsung ke satuan kerja (satker) terkait, mereka juga segera mengecek ke lokasi.

Demikian itu ditegaskan Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto, Heri Ermawan kemarin. Menurutnya, proyek yang dianggarkan dalam APBD 2009 harus rampung tepat waktu. Pihaknya tidak menginginkan ada pengerjaan proyek yang molor. ”Kami sudah hearing dengan satker (Dinas PU Bina Marga serta Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang). Ya, ada yang sudah selesai, ada juga yang belum,” tegasnya.

Terhadap pengerjaan yang belum selesai, pihaknya akan mengecek ke lokasi. Hal itu untuk mengetahui secara langsung pelaksanaan di lapangan. Sehingga, bisa memperkirakan kemungkinan bisa diselesaikan tepat waktu. ”Senin nanti kami akan melihat ke lokasi,” ujarnya.

Salah satu proyek yang belum selesai adalah revitalisasi lampu penerangan jalan umum (LPJU) untuk eks Pembantu Bupati di Mojosari. Dikatakannya, proyek yang dianggarkan sebesar Rp 7,5 miliar itu sejauh ini masih dikerjakan. ”LPJU di Mojosari itu kan belum selesai. Sekarang masih dikerjakan,” katanya.

Beberapa hari terakhir, pihaknya mengaku, belum bisa bergerak. Pasalnya, waktu dan tenaga banyak dimanfaatkan untuk membahas RAPBD 2010 yang sampai sekarang belum rampung. ”Kami belum sempat melihat-lihat. Sibuk membahas RAPBD,” katanya.

Sayangnya, terkait pelaksanaan proyek revitalisasi LPJU, Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, Zainal Abidin belum bisa dimintai konfirmasi. Demikian pula dengan pemimpin kegiatan, Suwondo. Hanya, dari pantauan Radar Mojokerto, sejumlah pekerja masih berusaha menggarap LPJU tersebut.

Memang, proyek fisik yang diploting dalam APBD 2009, tidak semuanya harus rampung tahun ini. Sebab, ada proyek yang sejak awal direncanakan dilanjutkan tahun depan. Salah satunya, pembangunan Kantor Kas Daerah (kasda) dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Tahun ini, sebatas membuat kerangkanya. Dan, akan dilanjutkan sampai tahun 2010. Untuk itu, proyek yang sudah dianggarkan Rp 1,7 miliar itu diperkirakan masih membutuhkan anggaran sebesar Rp 1 miliar.

Terhadap pengerjaan proyek fisik tersebut, sebelumnya, baik Dinas PU Binas Marga maupun PU Cipta Karya dan Tata Ruang optimistis bisa merampungkan tepat waktu. Pada bulan November lalu, proyek yang dimiliki Dinas PU Bina Marga disebut sudah rampung 60 persen. Hal itu melihat proyek yang belum selesai, masih menunggu kering. (abi/nk)


TAGS Berita Mojokerto Politik DPRD Proyek Informasi Mojokerto


-

Author

Follow Me